Kalau kamu tumbuh besar di Indonesia, pasti pernah dengar soal bekam, terapi tradisional yang konon bisa membuat badan jadi lebih ringan setelah dilakukan. Tapi sebenarnya, apa itu bekam? Bagaimana cara kerjanya, dan apa saja manfaat yang bisa dirasakan tubuh setelah menjalani terapi ini?
Di artikel ini, Jemari Home Spa akan mengajak kamu mengenal bekam lebih dalam. Mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, manfaat yang sering dirasakan, sampai hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mencobanya.
Bekam (cupping therapy) adalah metode terapi tradisional yang menggunakan alat berbentuk mangkuk atau cup untuk menciptakan tekanan vakum pada permukaan kulit di titik-titik tertentu pada tubuh, biasanya di area punggung, bahu, leher, atau pinggang. Tekanan vakum ini bertujuan untuk merangsang aliran darah ke permukaan kulit dan otot di area yang dibekam.
Terapi ini sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu di berbagai budaya, termasuk Tiongkok, Timur Tengah, dan juga di Indonesia, dan tetap menjadi salah satu pilihan terapi komplementer yang populer hingga saat ini.
Secara umum, ada dua jenis bekam yang paling sering dipraktikkan:
Pada bekam kering, cup ditempelkan ke kulit menggunakan tekanan vakum tanpa melakukan sayatan pada kulit. Jenis ini lebih banyak dipilih karena prosesnya lebih sederhana dan minim risiko.
Pada bekam basah, sebelum proses vakum dilakukan, terapis membuat sayatan kecil pada permukaan kulit untuk mengeluarkan sedikit darah dari area yang dibekam. Metode ini biasanya dilakukan oleh terapis yang sudah terlatih dan berpengalaman, mengingat ada proses sayatan yang melibatkan kulit.
Berikut beberapa manfaat yang umum dirasakan setelah menjalani terapi bekam:
Tekanan vakum pada kulit dipercaya membantu menstimulasi aliran darah ke area yang dibekam, sehingga oksigen dan nutrisi dapat terdistribusi lebih baik ke jaringan otot di sekitarnya.
Banyak orang merasakan ototnya lebih rileks setelah dibekam, terutama di area punggung, bahu, dan tengkuk yang sering tegang akibat posisi duduk yang kurang ideal atau aktivitas fisik berlebihan.
Selain efek fisik, proses bekam juga sering memberi sensasi rileks secara keseluruhan, membantu tubuh terasa lebih ringan setelah sesi terapi.
Bagi banyak masyarakat Indonesia, bekam menjadi bagian dari kebiasaan menjaga kebugaran tubuh secara berkala, terutama saat tubuh terasa pegal, kaku, atau kurang bertenaga.
Setelah proses bekam, area kulit yang dibekam biasanya akan meninggalkan bekas berwarna merah keunguan menyerupai lingkaran. Bekas ini muncul akibat pelebaran pembuluh darah kapiler di bawah kulit dan umumnya akan menghilang sendiri dalam beberapa hari hingga dua minggu, tergantung kondisi kulit masing-masing orang.
Bekam banyak dipilih oleh orang-orang yang:
- Merasa badan pegal dan kaku karena aktivitas harian yang padat
- Ingin mencoba terapi tradisional sebagai pelengkap gaya hidup sehat
- Sudah rutin menjalani terapi serupa dan ingin melanjutkannya secara berkala
- Mencari alternatif relaksasi selain pijat pada umumnya
Jika kamu baru pertama kali mencoba, sebaiknya beri tahu terapis mengenai kondisi tubuh dan riwayat kesehatanmu agar terapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamananmu.
Tidak perlu lagi pergi ke klinik atau tempat terapi khusus untuk merasakan manfaat bekam. Jemari Home Spa menghadirkan layanan bekam panggilan langsung ke rumah, kost, atau tempat menginapmu di area Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat , dengan terapis berpengalaman dan peralatan yang terjaga kebersihannya.
Selain bekam, kamu juga bisa menggabungkannya dengan treatment lain seperti Full Body Massage, Refleksi, atau Kerokan dalam satu sesi, sesuai dengan kebutuhan tubuhmu hari itu.
Yuk, jadwalkan sesi bekammu sekarang melalui jemarihomespa.com, atau booking lewat Traveloka, Klook, dan Tiket.com. Rasakan tubuh yang lebih ringan, tanpa perlu keluar rumah.
---
Sebagian orang merasakan sensasi tarikan atau sedikit ngilu saat proses vakum berlangsung, namun umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang berlebihan jika dilakukan oleh terapis yang berpengalaman.
Bekas kemerahan atau keunguan akibat bekam biasanya menghilang dalam waktu beberapa hari, tergantung kondisi kulit masing-masing.
Boleh, namun sebaiknya diberi jeda waktu antar sesi (maksimal 1 kali dalam 1 bulan) agar kulit dan jaringan di area yang dibekam memiliki waktu untuk pulih sepenuhnya.
Instal aplikasi untuk akses dashboard & kasir yang lebih cepat, responsif, dan stabil.
Langkah mudah menginstal Aplikasi Jemari Spa: